BRMP Bangka Belitung Hadiri Rilis Statistik, Kenaikan NTP Perkuat Optimisme Sektor Pertanian
Pangkalpinang, 3 Agustus 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung menghadiri kegiatan Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (3/8/2026). Rilis statistik tersebut memaparkan perkembangan sejumlah indikator strategis daerah, meliputi inflasi, Nilai Tukar Petani (NTP), perdagangan luar negeri, pariwisata, dan transportasi.
Sektor pertanian menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam rilis tersebut. BPS mencatat NTP Bangka Belitung pada Juli 2026 mencapai 163,69, meningkat 0,96 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani tumbuh sebesar 1,09 persen, lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani yang hanya meningkat 0,13 persen. Kondisi tersebut menunjukkan semakin membaiknya daya beli dan posisi tawar petani terhadap biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun produksi pertanian.
Peningkatan tertinggi tercatat pada subsektor hortikultura sebesar 3,65 persen, dengan komoditas kangkung memberikan andil terbesar. Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) juga meningkat menjadi 156,76. Secara regional, capaian NTP tersebut menempatkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada posisi keempat tertinggi di Sumatera setelah Bengkulu, Riau, dan Jambi. Capaian ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan usaha tani sekaligus menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki peluang besar untuk terus berkembang.
Kehadiran BRMP Kepulauan Bangka Belitung dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dan pemanfaatan data statistik sebagai dasar penyusunan kebijakan serta pelaksanaan program pembangunan pertanian. Informasi mengenai perkembangan NTP dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan arah pendampingan, penerapan teknologi, penguatan kelembagaan petani, serta peningkatan efisiensi usaha tani yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Memasuki Triwulan III Tahun 2026, perekonomian Bangka Belitung diperkirakan tetap berada pada jalur yang relatif stabil. Kondisi tersebut didukung oleh inflasi yang terkendali, meningkatnya daya tawar petani, dan kinerja perdagangan yang tetap mencatatkan surplus. Momentum peningkatan NTP diharapkan terus dijaga melalui kolaborasi pemerintah, petani, penyuluh, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pertanian Bangka Belitung yang semakin modern, produktif, dan berkelanjutan.